LOMBOK TIMUR (NUSA TENGGARA BARAT), KOMPASPOS.COM - Berbagai macam persiapan tengah di-lakukan panitia Pagelaran Budaya II Desa Aik Dewa un...
LOMBOK TIMUR (NUSA TENGGARA BARAT), KOMPASPOS.COM - Berbagai macam persiapan tengah di-lakukan panitia Pagelaran Budaya II Desa Aik Dewa untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Desa Aik Dewa Kecamatan Pringgasela Kabupaten Lombok Timur NTB pada Oktober 2022 mendatang.
Ketua panitia Pagelaran Budaya II Desa Aik Dewa Lalu Rial Akbar didampingi Sekretaris panitia saat ditemui di Kantor Desa Aik Dewa, Kamis, (1/9/22), menjelaskan Pagelaran Budaya II Desa Aik Dewa sebagai salah satu rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) desa yang diinisiasi oleh karang taruna, pemuda dan masyarakat. Acara tersebut nantinya berlangsung selama tiga hari mulai tanggal 30 Oktober sampai 1 November.
"Acaranya kita pusatkan di lapangan eks SMKN Pringgasela," ujar Rial.
Adapun rangkaian acara, kata dia Pagelaran Budaya II Desa Aik Dewa yaitu mulai tanggal 8 Oktober sampai 23 Oktober panitia mengadakan Kades Cup 2022 Desa Aik Dewa dengan melibatkan para pemuda setempat yang memiliki bakat di bidang olahraga terutama sepak bola, selanjutnya pada tanggal 30 Oktober dijadwalkan kegiatan jalan sehat kemudian tanggal 31 sampai 1 November panitia menggelar seremonial dengan menampilkan tarian rudat kolosal, teater dan do'a bersama. Mulai sejak dini pemuda dan karang taruna mengajak masyarkat khususnya yang masih duduk di bangku SD dan SMP, merekalah sebagai generasi penerus rudat, jumlah penari rudat yang terdata kurng lebih 100 orang, itu yang dilatih sesuai jadwal yang ada.
"Dalam pementasan rudat nanti kami menampilkan adik-adik remaja sebagai generasi penerus," Jelas dia.
Lebih lanjut dijelaskan Rial, Pagelaran Budaya II Desa Aik Dewa kali ini panitia mengangkat tema berbahasa Sasak bertulis "Ajong Rembaq Siq Ta Tunaq" translate dalam bahasa Indonesia berarti, ayunan tangan dan langkah bersamaan, Ajong Rembak maksudnya ayunan tangan melangkah bersama, sangat disayangkan jika Ajong Rembak ditinggalkan, karena itulah harus bersama-sama saling mensuport untuk memajukan Desa Aik Dewa demi kemajuan daerah Lombok Timur.
"Kita mengayunkan tangan dan langkah bersama-sama untuk membangun desa seperti filosofi rudat itu sendiri," pintanya.
Tujuan dilakukannya Pagelaran Budaya II Desa Aik Dewa ini sendiri, sambung dia, untuk mempromosikan dan mengangkat potensi yang dimiliki Desa Aik Dewa, karena itulah panitia berharap supaya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Timur bersedia memasukan tarian rudat yang dimiliki Desa Aik Dewa menjadi Ekstra kulikuler (Ekskul) di Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang ada di wilayah Kecamatan Pringgasela, selanjutnya harapan masyarakat setempat kepada Pemerintah Daerah dan Provinsi NTB supaya eks lapangan SMKN Pringgasela yang selama ini terbengkalai bisa dimanfaatkan oleh masyarakat untuk menjadi aset desa.
"Semoga tarian rudat ini bisa masuk jadi ekskul di SD, SMP dan eks lapangan SMKN Pringgasela menjadi aset desa," ucapnya.
Sementara itu, Kepala Desa Aik Dewa Mahmud menyampaikan, menyambut baik apa yang menjadi inisiasi masyarakat, khususnya pemuda dalam rangka mensukseskan HUT Desa Aik Desa ke 12 yang dirangkaikan dengan Pagelaran Budaya II untuk memajukan Desa Aik Dewa dan tentunya untuk kemajuan daerah Kabupaten Lombok Timur itu sendiri.
"Kegiatan ini sangat positif, kami mengapresiasi dan mendukung apa yang manjadi inisiasi pemuda kami," kata Mahmud.
Penulis : Ril
COMMENTS